super-league-2_234b3e5

Pemikiran: Dilema European Super League Buat Fans – Langgeng Dukung Klub Idola ataupun Berpaling?

Bola. net – Polemik European Super League jadi pusat menggubris penikmat sepak bola dalam seluruh dunia dalam kira-kira hari terakhir. Tidak ganjil, sebab wacana digelarnya persaingan tersebut menghasilkan kontroversi serta ditentang oleh banyak pihak.

Semua bermula ketika The New York Times merilis laporan soal 12 perhimpunan yang dipastikan ambil tagan dalam pagelaran European Istimewa League. 12 klub tersebut dikenal sebagai raksasa bagus di benua Eropa serupa di kancah domestik.

Besar induk sepak bola, UEFA dan FIFA, paling menyalahi digelarnya European Super League. Selain karena sudah ada Liga Champions dan Perserikatan Europa, keduanya menganggap European Super League terlalu ala kadarnya untuk klub-klub besar dan mencederai konsep kompetisi terkuak, di mana tim kecil juga bisa ikut mengikuti di dalamnya.

Itu terbukti dari regulasi European Istimewa League. Kompetisi ini rencananya bakal diikuti 20 tim. Akan tetapi, 15 awak di antaranya diberikan wadah permanen di dalam klasemen. Ke-15 tim itu nantinya bakal disebut sebagai ‘pendiri’ kompetisi dan terus keguyuran uang dari hak mencanangkan serta sumber pemasukan yang lain.

European Super League mengundang banyak reaksi keras nan negatif dari berbagai kalangan. Lantas, bagaimana fans konsorsium harus menyikapi situasi ini?